Peringati Sumpah Pemuda, Wiratani Muda Sharing Pengalaman “Jadi Petani Itu Keren”

Wiratani MudaBertepatan dengan momen peringatan sumpah pemuda (Sabtu/28 Oktober 2017), Departemen Agribisnis bersama Majalah Trubus, Yayasan Suligar Indonesia dan Perkumpulan Alumni Sosek IPB menyelenggarakan Gelar Wicara Wiratani Muda Indonesia dengan tema  Jadi Petani itu Keren, kegiatan ini dilaksanakan di IPB International Convnetion Center (IICC)-Baranangsiang, Bogor.

Kegiatan ini menghadirkan Wiratani (Agripreneur) Indonesia yang telah berhasil menjalankan ide dan bisnisnya, diantaranya adalah Destario Metusala (Pemulia Anggrek), Yudi Permana (Petani Jamur Tiram), Sujarto (Petani Buah Naga), Kevin Hillarius (Pembudidaya Ikan Hias), Hafidz Ilham Albana (Peternak Domba), Faldi Adisajana (Pengusaha Boneka Tanaman), Eva Lastri (Pembudidaya Sayuran Bunga), Aang Permana (Pengusaha olahan ikan), Rio Erlangga (Petani Jahe), dan Mya Harma (Pengusaha Rendang Daun Singkong). Disamping itu peserta yang hadir tercatat lebih dari 300 orang yang berasal dari Mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi (termasuk dari Sumatera), praktisi/pengusaha, petani senior, Perguruan Tinggi, Kementerian Pertanian, Perbankan, Kantor Staf Presiden, Telkom dan NGO.

Acara ini diawali dengan pengantar yang disampaikan oleh Dr. Burhanuddin (Sekretaris Departemen Agribisnis) dan Evy Syaerifa (Pemred Majalah Trubus). Dr. Burhanuddin menyampaikan bahwa wiratani muda ini merupakan ‘bentuk transformasi’ petani masa kini, yang mengadopsi teknologi dan mampu menyediakan apa yang diinginkan konsumen. Sementara Evy yang merupakan pemimpin redaksi majalah Trubus menyampaikan bahwa para wiratani yang hadir hari ini merupakan sebagian dari wiratani muda yang ada. Menurut Evy, ‘mereka yang menjadi wiratani muda hari ini merupakan mereka yang berani melawan arus kekinian’.

Kegiatan gelar wicara ini dipandu oleh Dr. Bayu Krisnamurthi yang merupakan dosen senior Departemen Agribisnis yang juga merupakan penggagas kegiatan ini. Pada pengantarnya, Bayu mengatakan bahwa “Para wiratani muda ini tidak hanya sekedar berani melawan arus, tapi mampu membuat arusnya sendiri sehingga menjadi contoh/model bagi anak muda yang lain’.

Peserta yang hadir dalam kegiatan ini, memberikan respon positif beberapa mahasiswa memebrikan komentar bahwa acara ini memebrikan inspirasi dan motivasi bagi mereka bahwa pilihan menjadi petani sangatlah keren, karena bisa menyediakan pangan bagi orang lain, menyediakan pekerjaan dan bahkan bisa kaya dan keliling dunia.

Learn More

SEMINAR NASIONAL: MENUJU AGRIBISNIS INDONESIA YANG INKLUSIF, BERKELANJUTAN DAN BERDAYA SAING

seminar nasional agribisnis inklusifAgribisnis dalam arti sistem rantai nilai atau rantai pasokan, dari lahan hingga piring makan; dan dalam arti masing-masing kegiatan usaha, merupakan lapangan kerja bagi jutaan penduduk, sehingga agribisnis menjadi menjadi salah satu kegiatan ekonomi terpenting saat ini dan dimasa yang akan datang. Dan sesuai kondisi naturalnya, agribisnis Indonesia memang akan lebih berdaya jika mendayagunakan sifatnya yang inklusif dan berkesinambungan. Di sisi lain, adanya kesepakatan dunia untuk mewujudkan tujuan pembangunan yang berkelanjutan, memberikan tantangan untuk agribisnis agar mampu bertransformasi menjadi kegiatan usaha yang berkelanjutan dan inklusif.

Oleh karena itu, Departemen Agribisnis FEM-IPB bekerjasama dengan Yayasan Suligar Indonesia dan Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (PERHEPI) mengadakan kegiatan Seminar Nasional berjudul “Menuju Agribisnis Indonesia yang Inklusif, Berkelanjutan dan Berdaya Saing”. Kegiatan Seminar Nasional ini merupakan suatu rangkaian yang diawali dengan kegiatan gala dinner warga PERHEPI yang dilaksanakan pada malam hari sebelumnya, Selasa, 7 November 2017 di Meeting Room IPB International Convention Center.

Pada Rabu, 8 November 2017 acara dilanjutkan dengan kegiatan Seminar Nasional yang dirangkai dengan penandatanganan nota kesepahaman bersama antara Institut Pertanian Bogor dengan Pemerintah Kabupaten Blora, dan Institut Pertanian Bogor dengan PT. Gendis Multi Manis – Bulog, serta perjanjian kerjasama antara Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB dengan PT. Gendis Multi Manis – Bulog. Selain itu, pada kesempatan ini juga dilakukan peluncuran buku Agribusiness Series 2017: Menuju Agribisnis Indonesia yang Berdaya Saing terbitan Departemen Agribisnis FEM-IPB.

Kegiatan Seminar Nasional yang dipandu oleh Dr. Bayu Krisnamurthi, diawali dengan diskusi dan pemaparan refleksi dari berbagai tokoh agribisnis Indonesia mengenai agribisnis yang inklusif, berkelanjutan dan berdayasain. Pada kegiatan tersebut, beberapa tokoh yang menyampaikan refleksinya adalah Dr. Harianto (Dosen Senior Departemen Agribisnis FEM-IPB), Prof. Bungaran Saragih (Menteri Pertanian Republik Indonesia tahun 2001-2004), Prof. Dr. Rudi Wibowo (Direktur Program Pascasarjana Univ. Jember), Dr. Ronnie S. Natawidjaja (Dosen Senior Fakultas Pertanian Univ. Padjadjaran/Ketua PERHEPI Komda Bandung), Ir. Lely Pelitasari, ME (Wakil Ketua Ombudsman Republik Indonesia), Prof. Dr. Azhar Bafadal (Guru Besar Fakultas Pertanian, Univ. Halu Oleo),  Dr. Zainal Abidin (Manajemen Agribisnis Fakultas Pertanian UPN Veteran, Jawa Timur), Prof. Dr. Endang Siti Rahayu (Rektor Univ. Islam Batik Surakarta/Guru Besar Fakulutas Pertanian Univ. Sebelas Maret Solo), Prof. Dr. Erizal Jamal (Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian, Kementerian Pertanian Republik Indonesia), serta Prof. Dr. Hermanto Siregar (Wakil Rektor IPB Bidang Sumberdaya dan Kajian Strategis/Ketua Umum PP. PERHEPI 2017-2020).

Kegiatan Seminar Nasional yang dilaksanakan di IPB International Convention Center ini dilanjutkan dengan serah terima kepengurusan PP. PERHEPI pada siang harinya. Serah terima kepengurusan dilakukan dari kepengurusan PP. PERHEPI 2011-2014 dan 2014-2017 yang dipimpin oleh Dr. Bayu Krisnamurthi kepada kepengurusan PP. PERHEPI 2017-2020 yang dipimpin oleh Prof. Dr. Hermanto Siregar, M.Ec.

Learn More